Program Studi PMB Perpustakaan
Bela Diri Berbasis Nilai Islam, Inovasi Mahasiswa KKN dalam Pendidikan Karakter Siswa

Bela Diri Berbasis Nilai Islam, Inovasi Mahasiswa KKN dalam Pendidikan Karakter Siswa

Lumajang – Pendidikan karakter dapat ditanamkan melalui berbagai pendekatan, salah satunya melalui olahraga bela diri. Hal tersebut ditunjukkan dalam kegiatan pelatihan Tapak Suci yang diselenggarakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIT Muhammadiyah Lumajang di SMP Muhammadiyah 3 Yosowilangun, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai karakter dan akhlak Islami kepada peserta didik melalui latihan bela diri yang berpijak pada ajaran Islam. Tidak hanya memperkenalkan teknik dasar Tapak Suci, mahasiswa juga mengajak siswa memahami bahwa bela diri merupakan sarana membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, berani, dan mampu mengendalikan diri.

Pelatihan berlangsung secara interaktif dengan memadukan penyampaian materi dan praktik gerakan dasar. Dalam setiap sesi, peserta diberikan pemahaman bahwa setiap teknik dalam Tapak Suci harus dilandasi sikap hormat kepada sesama, sportivitas, serta akhlak mulia. Dengan demikian, kemampuan fisik berkembang seiring dengan pembentukan karakter.

Salah satu mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Lumajang menjelaskan bahwa Tapak Suci memiliki nilai pendidikan yang lebih luas daripada sekadar kemampuan mempertahankan diri.

"Seni bela diri Tapak Suci bukan hanya mengajarkan teknik mempertahankan diri, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter, kedisiplinan, dan akhlak yang baik pada peserta didik," ujarnya.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif mengikuti setiap instruksi, mencoba gerakan-gerakan dasar, serta menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Suasana latihan yang komunikatif dan menyenangkan membuat peserta lebih mudah memahami materi sekaligus menghayati nilai-nilai yang disampaikan.


Foto: Mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Lumajang menyampaikan materi edukatif kepada siswa SMP Muhammadiyah 03 Yosowilangun.

Pihak SMP Muhammadiyah 3 Yosowilangun menyambut positif pelaksanaan pelatihan tersebut. Kehadiran mahasiswa KKN dinilai memberikan pengalaman belajar yang berbeda sekaligus memperkuat implementasi pendidikan karakter yang selama ini menjadi bagian dari budaya sekolah.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Lumajang berharap Tapak Suci dapat menjadi media pembinaan karakter yang efektif bagi peserta didik. Nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, keberanian, dan akhlak Islami yang diperoleh selama pelatihan diharapkan tidak hanya diterapkan saat berlatih, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Program serupa juga diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter.

Jurnalis Samsul Arifin

Kembali ke Daftar Artikel
×
Hubungi Kami via WhatsApp
Kami akan membalas pesan Anda secepatnya.