LUMAJANG – Penguasaan kosakata menjadi langkah awal dalam membangun kemampuan berbahasa Arab sekaligus memperkuat pemahaman terhadap bahasa Al-Qur'an. Berangkat dari semangat tersebut, LKSA Muhammadiyah Putri Tempeh menghadirkan program pembelajaran kosakata bahasa Arab yang didampingi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bagian dari penguatan pendidikan keagamaan bagi anak asuh.
Program ini dilaksanakan pada Juli 2026 setelah mahasiswa melakukan observasi terhadap kebutuhan belajar anak-anak di LKSA. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa sebagian besar anak asuh telah mengenal beberapa kosakata bahasa Arab, namun masih memerlukan pembelajaran yang lebih terstruktur agar kemampuan mereka berkembang secara bertahap.
Pembelajaran berlangsung pada malam hari selama sekitar satu jam dalam suasana yang santai dan kondusif. Kegiatan diawali dengan salam, doa bersama, serta pengulangan materi sebelumnya untuk memperkuat pemahaman peserta. Langkah tersebut juga menjadi sarana membangun komunikasi aktif antara mahasiswa dan anak asuh selama proses pembelajaran.
Pada pertemuan ini, materi difokuskan pada pengenalan kosakata yang berkaitan dengan benda-benda di dalam rumah, seperti pintu, jendela, lampu, meja, dan berbagai benda lainnya. Mahasiswa memperkenalkan arti setiap kosakata beserta cara pelafalannya, kemudian mengajak anak-anak menirukan pengucapan secara bersama-sama agar lebih mudah diingat dan dipraktikkan.
Untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, pembelajaran dipadukan dengan permainan edukatif, latihan menulis, dan kegiatan menghafal kosakata secara bertahap. Metode tersebut mendorong anak-anak lebih aktif berpartisipasi sekaligus memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memberikan bimbingan secara langsung apabila masih ditemukan kesalahan dalam pelafalan maupun pemahaman arti kata.
Pada akhir kegiatan, mahasiswa melakukan evaluasi melalui sesi tanya jawab sederhana. Hasilnya, sebagian besar anak asuh mampu mengingat kembali kosakata yang telah dipelajari dan berani mengucapkannya di hadapan teman-teman mereka. Antusiasme yang ditunjukkan peserta menjadi indikasi bahwa pendekatan pembelajaran yang interaktif mampu meningkatkan minat belajar bahasa Arab.
Melalui program ini, mahasiswa KKN turut mendukung penguatan pembelajaran bahasa Arab di LKSA Muhammadiyah Putri Tempeh sekaligus memperoleh pengalaman nyata dalam mengimplementasikan metode pembelajaran di tengah masyarakat. Diharapkan pembelajaran kosakata bahasa Arab dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga menjadi bekal awal bagi anak asuh untuk memahami bahasa Al-Qur'an serta meningkatkan kemampuan berbahasa Arab di masa mendatang.
Jurnalis Nia Kartika Putri