LUMAJANG – Kegiatan keagamaan di tingkat desa tidak hanya menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga menghadirkan ruang pembelajaran sosial bagi mahasiswa dalam memahami kehidupan masyarakat. Nilai tersebut tercermin dalam keikutsertaan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIT Muhammadiyah Lumajang pada kegiatan keagamaan bersama warga Desa Kebonagung, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh ibu-ibu Muslimat tersebut berlangsung di salah satu rumah warga dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan tahlil, zikir bersama, serta tausiyah yang mengangkat pentingnya menjaga persaudaraan, meningkatkan kualitas ibadah, dan memperkuat kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pengabdian kepada masyarakat yang tidak hanya berfokus pada pelaksanaan program kerja, tetapi juga membangun kedekatan dengan warga melalui aktivitas yang telah menjadi tradisi di lingkungan desa. Melalui interaksi tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal budaya, nilai-nilai keagamaan, serta kehidupan sosial masyarakat secara lebih mendalam.
Selain mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mahasiswa memanfaatkan momen silaturahmi untuk berdialog dan menjalin komunikasi dengan warga. Suasana yang akrab memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam memahami pentingnya membangun hubungan yang harmonis sebagai bekal pelaksanaan program pengabdian di tengah masyarakat.
Kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam memperkuat solidaritas sosial sekaligus menanamkan nilai-nilai kebersamaan. Bagi mahasiswa, keterlibatan secara langsung menjadi pengalaman pembelajaran yang mengasah kemampuan berkomunikasi, beradaptasi, dan bekerja sama dengan masyarakat dari berbagai latar belakang.
Salah seorang anggota kelompok KKN menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang sangat berarti selama menjalankan pengabdian di Desa Kebonagung.
"Melalui kegiatan ini kami dapat mengenal masyarakat lebih dekat, belajar tentang tradisi yang telah dijaga secara turun-temurun, serta membangun komunikasi yang baik dengan warga. Kami berharap kehadiran kami dapat memberikan manfaat sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat," ujarnya.
Masyarakat Desa Kebonagung menyambut baik kehadiran mahasiswa dalam berbagai aktivitas kemasyarakatan. Warga berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus berlanjut sehingga pelaksanaan program KKN berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat bersama.
Keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan keagamaan ini menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan program kerja, tetapi juga melalui keterlibatan aktif dalam kehidupan sosial masyarakat. Kolaborasi yang terbangun menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa sekaligus memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang religius, harmonis, dan saling mendukung.
Jurnalis Siti Aisyah