Lumajang, 30 Juli 2026 – Upaya menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sejak usia dini terus dilakukan melalui berbagai inovasi pembelajaran. Salah satunya diwujudkan melalui kolaborasi antara guru dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIT Muhammadiyah Lumajang dalam mendampingi Program Tahfidz di salah satu Taman Kanak-Kanak di Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa di bidang pendidikan sekaligus bentuk dukungan terhadap program tahfidz yang telah rutin dilaksanakan di sekolah. Melalui pendampingan tersebut, mahasiswa membantu guru membimbing peserta didik menghafal surat-surat pendek, doa-doa harian, dan bacaan pendek sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini.
Proses pembelajaran diawali dengan pembiasaan membaca doa sebelum belajar dan murojaah hafalan yang telah dipelajari sebelumnya. Selanjutnya, guru bersama mahasiswa membimbing anak-anak menghafalkan surah baru menggunakan metode talaqqi, yaitu pendamping membacakan ayat terlebih dahulu, kemudian diikuti oleh peserta didik secara bersama-sama dan diulang beberapa kali hingga hafalan lebih melekat.
Untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, pembelajaran dipadukan dengan berbagai metode kreatif, seperti bernyanyi, tepuk semangat, permainan edukatif, penggunaan kartu bergambar, serta pemberian apresiasi kepada anak yang berani menyetorkan hafalannya. Pendekatan tersebut membuat peserta didik lebih antusias, aktif, dan percaya diri dalam mengikuti setiap sesi pembelajaran.
Semangat anak-anak terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti arahan dengan penuh keceriaan, saling memberikan dukungan kepada teman yang sedang menyetorkan hafalan, serta menikmati proses belajar dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. Kondisi ini menunjukkan bahwa pembelajaran Al-Qur'an dapat berlangsung lebih efektif apabila disampaikan melalui metode yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini.
Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memperkuat kemampuan berinteraksi dengan peserta didik usia dini. Di sisi lain, kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menjadi wujud sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan.
Melalui pendampingan Program Tahfidz ini, diharapkan kemampuan hafalan peserta didik terus berkembang, kecintaan terhadap Al-Qur'an semakin tumbuh sejak usia dini, serta nilai-nilai religius dapat tertanam dalam kehidupan sehari-hari. Program ini juga diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya bersama dalam mencetak generasi Qur'ani yang berakhlak mulia dan berkarakter.
Jurnalis Riszalatul Disky Mauliddah