Program Studi PMB Perpustakaan
Kolaborasi Kampus dan Mitra Perjalanan Hadirkan Pembelajaran Berbasis Pelayanan

Kolaborasi Kampus dan Mitra Perjalanan Hadirkan Pembelajaran Berbasis Pelayanan

SURABAYA – Pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk pelayanan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Semangat tersebut diwujudkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIT Muhammadiyah Lumajang melalui program pendampingan keberangkatan jamaah umrah bekerja sama dengan Johar Tour & Travel di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Rabu (29/7/2026).

Sebanyak 64 jamaah diberangkatkan menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berperan mendampingi proses keberangkatan mulai dari persiapan dokumen, koordinasi di area bandara, hingga memastikan seluruh tahapan keberangkatan berjalan tertib dan lancar sebelum jamaah memasuki pesawat.

Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara STIT Muhammadiyah Lumajang dan Johar Tour & Travel sebagai mitra penyelenggara perjalanan ibadah umrah. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya bagi jamaah yang baru pertama kali melaksanakan ibadah umrah.

Selain membantu aspek teknis, mahasiswa juga memberikan pendampingan secara humanis melalui komunikasi yang ramah, membantu kebutuhan jamaah, serta memberikan arahan selama proses keberangkatan. Pengalaman tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, pelayanan prima, serta tanggung jawab sebagai bagian dari implementasi pengabdian kepada masyarakat.

Salah seorang mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa program ini memberikan pengalaman berharga dalam melayani masyarakat secara langsung.

"Melalui program ini kami ingin menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui pelayanan yang nyata. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan manfaat sekaligus menjadi pengalaman berharga dalam melayani jamaah umrah," ujarnya.

Penerbangan langsung dari Bandara Internasional Juanda menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz diharapkan memberikan kenyamanan bagi jamaah karena dapat mempersingkat waktu perjalanan menuju Tanah Suci.

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di luar ruang kelas, tetapi juga memahami pentingnya empati, profesionalisme, dan etika pelayanan dalam mendampingi masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan mitra pelaksana menjadi contoh implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Ke depan, program pendampingan jamaah umrah diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai salah satu bentuk pengabdian yang menghadirkan nilai edukatif sekaligus pelayanan yang profesional bagi masyarakat.

Jurnalis Imroatus Sholiha

Kembali ke Daftar Artikel
×
Hubungi Kami via WhatsApp
Kami akan membalas pesan Anda secepatnya.