LUMAJANG – Upaya pencegahan stunting memerlukan kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi melalui program pengabdian kepada masyarakat. Wujud nyata komitmen tersebut ditunjukkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIT Muhammadiyah Lumajang Tahun 2026 yang berkolaborasi dengan kader Posyandu Desa Sidorejo dalam kegiatan pemberian obat cacing dan vitamin bagi balita. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (6/8/2026) di Posyandu Desa Sidorejo, Kabupaten Lumajang.
Program tersebut dilaksanakan oleh mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Lumajang, bersama kader Posyandu Desa Sidorejo di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Arifatul Ma'ani, M.Pd. Kegiatan juga diikuti para orang tua balita serta masyarakat yang hadir di lokasi Posyandu.
Pemberian obat cacing dan vitamin merupakan bagian dari upaya preventif dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus membantu penanganan stunting. Cacingan yang tidak ditangani dapat menghambat penyerapan nutrisi sehingga berpotensi memengaruhi pertumbuhan anak. Oleh karena itu, pemberian obat cacing secara berkala menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan dan mendukung pertumbuhan balita secara optimal.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pendataan identitas anak oleh kader Posyandu bersama mahasiswa KKN menggunakan buku administrasi yang telah disiapkan. Selanjutnya, balita menjalani pemeriksaan kondisi kesehatan secara umum sebelum memperoleh obat cacing dan vitamin sesuai usia serta kebutuhannya. Seluruh proses dicatat secara tertib sebagai bagian dari pemantauan tumbuh kembang anak pada pelayanan Posyandu berikutnya.
"Kegiatan ini kami lakukan untuk membantu mencegah dan menangani stunting pada anak melalui pemberian obat cacing dan vitamin. Harapannya, tumbuh kembang anak-anak di Desa Sidorejo dapat berlangsung lebih optimal," ujar Salah satu mahasiswa KKN.
Mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Lumajang bersama kader Posyandu berfoto bersama usai mendampingi pelaksanaan pemberian obat cacing dan vitamin.
Melalui kolaborasi ini, mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Lumajang bersama kader Posyandu berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting semakin meningkat, sehingga angka stunting di Desa Sidorejo dapat terus ditekan. Selain memberikan layanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi orang tua mengenai pentingnya menjaga asupan gizi, kebersihan, dan kesehatan anak sejak usia dini sebagai fondasi lahirnya generasi yang sehat dan berkualitas.
Jurnalis Lisah Rahmawati