Kegiatan melibatkan Ketua RW, para Ketua RT, tokoh masyarakat, pemuda, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIT Muhammadiyah Lumajang, serta warga dari seluruh RT di wilayah RW 14. Setiap RT bertanggung jawab membersihkan lingkungan masing-masing, mulai dari menyapu jalan, membersihkan saluran drainase, memangkas rumput liar, hingga mengumpulkan sampah di sekitar permukiman.
Selain kerja bakti, warga juga memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul di sepanjang jalan lingkungan serta di depan rumah masing-masing. Atribut kemerdekaan tersebut menjadi simbol semangat nasionalisme sekaligus wujud partisipasi masyarakat dalam menyambut peringatan Hari Kemerdekaan.
Usai kegiatan, Ketua RW bersama para Ketua RT melakukan peninjauan ke seluruh titik yang menjadi sasaran kerja bakti. Hasilnya, lingkungan RW 14 tampak lebih bersih, tertata, dan siap menjadi lokasi berbagai kegiatan masyarakat selama rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua RW 14 menegaskan bahwa kerja bakti bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan warga.
"Melalui kerja bakti ini, kami ingin menghidupkan kembali semangat gotong royong dan mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan. Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan kami dalam menyambut Bulan Kemerdekaan," ujarnya.
Sebagai penutup, masing-masing RT mengadakan makan bersama yang disiapkan secara swadaya oleh warga. Suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan tersebut dan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengapresiasi partisipasi seluruh masyarakat yang telah bergotong royong sejak pagi.
Keterlibatan mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Lumajang dalam kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengabdian kepada masyarakat. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa belajar secara langsung tentang pentingnya kolaborasi, kepemimpinan sosial, serta pemberdayaan masyarakat dalam membangun lingkungan yang sehat dan harmonis.
Kerja bakti serentak ini menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan perayaan, tetapi juga melalui aksi nyata menjaga lingkungan, memperkuat kepedulian sosial, dan melestarikan budaya gotong royong. Nilai-nilai tersebut menjadi pembelajaran penting bagi generasi muda untuk terus menumbuhkan rasa cinta tanah air dan tanggung jawab terhadap lingkungan maupun masyarakat.
Jurnalis Nurun Nazahats Tsalits