Lumajang – Kreativitas dapat menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter peserta didik. Semangat tersebut diwujudkan melalui program "Berkarya Itu Indah" yang dilaksanakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIT Muhammadiyah Lumajang bersama siswa kelas V MI Nurul Huda Jogotrunan pada Rabu (5/8/2026). Melalui kegiatan membuat gantungan kunci dari kawat bulu, siswa diajak mengembangkan keterampilan sekaligus mengamalkan nilai-nilai Islami dalam proses belajar.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai keterkaitan proses berkarya dengan pembentukan akhlak. Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa setiap karya membutuhkan kesabaran, ketelitian, dan tanggung jawab. Selain itu, peserta didik juga diajak membiasakan diri menjaga kebersihan lingkungan belajar serta menghargai hasil karya teman sebagai bagian dari penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah mendapatkan penjelasan, siswa mempraktikkan pembuatan gantungan kunci dengan bimbingan mahasiswa KKN. Suasana kelas berlangsung aktif dan penuh antusias. Para siswa tampak bersemangat mengikuti setiap tahapan, saling berdiskusi, serta membantu teman yang mengalami kesulitan dalam membentuk kawat bulu menjadi berbagai kreasi.
Meski beberapa siswa sempat mengalami kendala saat membentuk pola, mereka tetap berusaha menyelesaikan hasil karyanya dengan tekun. Pendampingan yang diberikan mahasiswa membantu peserta didik memahami bahwa setiap proses belajar memerlukan kesabaran, kemauan untuk mencoba, dan semangat pantang menyerah.
Salah seorang mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Lumajang menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang agar pembelajaran keterampilan dapat berjalan seiring dengan pembentukan karakter.
"Kami ingin peserta didik memahami bahwa berkarya bukan sekadar menghasilkan sebuah kerajinan, tetapi juga menjadi sarana melatih kesabaran, tanggung jawab, menjaga kebersihan, dan menghargai hasil karya orang lain. Nilai-nilai tersebut merupakan bagian dari akhlak Islami yang penting dibiasakan sejak dini," ujarnya.
Kegiatan penyampaian materi berlangsung di salah satu ruang kelas dengan melibatkan siswa secara aktif melalui sesi pemaparan dan diskusi, sebagai upaya memperkuat wawasan serta membangun budaya belajar yang partisipatif.
Program ini mendapat respons positif dari peserta didik yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat hingga seluruh karya berhasil diselesaikan. Antusiasme siswa menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis praktik mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan sekaligus mendorong mereka untuk lebih percaya diri dalam berkreasi.
Melalui program "Berkarya Itu Indah", mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Lumajang berharap peserta didik tidak hanya memperoleh keterampilan membuat kerajinan tangan, tetapi juga menumbuhkan karakter Islami, seperti sabar, bertanggung jawab, peduli terhadap kebersihan, serta menghargai sesama. Kegiatan ini menjadi salah satu contoh bahwa pendidikan karakter dapat ditanamkan melalui aktivitas kreatif yang dekat dengan dunia anak.
Jurnalis Nuzulatul Fitriyah