Lumajang – Upaya meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an terus dilakukan di MBS Al-Fajr Denok melalui pelatihan Tilawah Al-Qur'an 7 Nagham yang didampingi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIT Muhammadiyah Lumajang. Program ini menjadi bagian dari pembinaan pendidikan Islam yang bertujuan mengembangkan kemampuan santri dalam membaca Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid sekaligus mengenalkan seni tilawah dengan berbagai irama yang umum digunakan.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya membaca Al-Qur'an secara tartil sesuai kaidah tajwid, dilanjutkan dengan pengenalan tujuh nagham yang lazim digunakan dalam tilawah, yaitu Bayyati, Shoba, Hijaz, Nahawand, Rast, Sika, dan Jiharkah. Untuk memudahkan pemahaman, mahasiswa KKN memberikan demonstrasi bacaan menggunakan masing-masing nagham sebagai contoh sebelum santri memasuki sesi praktik.
Pada tahap praktik, para santri berlatih membaca Al-Qur'an secara bergantian dengan menerapkan nagham yang telah diperkenalkan. Mahasiswa KKN memberikan pendampingan secara langsung agar setiap peserta mampu memahami teknik penggunaan irama sesuai karakter ayat yang dibaca, tanpa mengabaikan ketepatan tajwid dan makharijul huruf.
Selama pelatihan berlangsung, mahasiswa juga memberikan evaluasi terhadap kelancaran bacaan, makharijul huruf, panjang-pendek bacaan (mad), serta penerapan nagham. Antusiasme santri terlihat dari semangat mereka mengikuti setiap sesi latihan dan kesediaan menerima masukan sebagai bekal untuk terus meningkatkan kualitas tilawah.
Mudir MBS Al-Fajr Denok mengapresiasi pelaksanaan program tersebut dan berharap pembinaan tilawah dapat terus dikembangkan.
"Kami berharap pelatihan Tilawah Al-Qur'an 7 Nagham ini dapat menjadi bagian dari pembinaan rutin di MBS Al-Fajr Denok. Melalui kegiatan ini, santri diharapkan semakin baik dalam membaca Al-Qur'an, baik dari sisi tajwid maupun seni tilawah, sehingga memiliki bekal untuk tampil dalam berbagai kegiatan keagamaan maupun Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ)," ujarnya.
Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan pesantren dalam meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur'an. Selain memperkuat kemampuan teknis membaca Al-Qur'an, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan santri terhadap Al-Qur'an, meningkatkan rasa percaya diri saat tampil di depan umum, serta mempersiapkan mereka menghadapi berbagai ajang tilawah. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, MBS Al-Fajr Denok diharapkan mampu melahirkan generasi Qur'ani yang unggul dalam tajwid, indah dalam tilawah, dan berakhlak mulia.
Jurnalis Roy Mahendra