Program Studi PMB Perpustakaan
Pendampingan Dzikir Setelah Shalat Perkuat Pendidikan Karakter Santri MBS Al Fajr

Pendampingan Dzikir Setelah Shalat Perkuat Pendidikan Karakter Santri MBS Al Fajr

Lumajang – Pondok Pesantren MBS Al Fajr Denok, Lumajang, terus menguatkan pendidikan karakter spiritual melalui pembiasaan dzikir setelah shalat berjamaah. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (29/7/2026) pukul 05.00–05.30 WIB tersebut diikuti seluruh santri dengan pendampingan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIT Muhammadiyah Lumajang.


Program ini menjadi bagian dari pembinaan ibadah yang dilaksanakan secara rutin untuk membiasakan santri mengamalkan dzikir sesuai tuntunan Rasulullah SAW setelah menunaikan shalat berjamaah. Selain memperkuat aspek ibadah, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membentuk karakter religius, disiplin, dan istiqamah dalam kehidupan sehari-hari.


Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN mendampingi sekaligus membimbing bacaan dzikir secara tartil. Rangkaian dzikir diawali dengan membaca istighfar, tasbih, tahmid, takbir, tahlil, kemudian ditutup dengan doa bersama. Suasana masjid tampak khusyuk ketika seluruh santri mengikuti setiap bacaan secara serempak.


Tidak hanya memandu bacaan, mahasiswa KKN juga memberikan penjelasan singkat mengenai keutamaan berdzikir setelah shalat serta pentingnya menjaga konsistensi dalam mengamalkan sunnah Rasulullah SAW. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membantu santri memahami makna dzikir sehingga tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan kepribadian Islami.


Salah satu pendamping dari mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Lumajang menjelaskan bahwa pembiasaan dzikir merupakan ikhtiar untuk menanamkan kecintaan santri terhadap amalan yang dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT.


"Kami berharap pembiasaan dzikir setelah shalat ini tidak hanya membuat santri hafal bacaan, tetapi juga memahami maknanya sehingga dzikir menjadi bagian dari kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.


Pihak Pondok Pesantren MBS Al Fajr Denok menyambut baik pendampingan yang dilakukan mahasiswa KKN. Kolaborasi tersebut dinilai memberikan dukungan positif dalam pembinaan ibadah sekaligus memperkuat pendidikan karakter santri melalui kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan.


Melalui program pembiasaan dzikir setelah shalat ini, diharapkan lahir generasi santri yang memiliki kedekatan dengan Allah SWT, berakhlak mulia, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Islam secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran mahasiswa KKN juga menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan pesantren dalam mendukung penguatan pendidikan karakter berbasis spiritual.

Jurnalis Wildan Nashih

Kembali ke Daftar Artikel
×
Hubungi Kami via WhatsApp
Kami akan membalas pesan Anda secepatnya.