Suasana penuh kehangatan dan keakraban menyelimuti seluruh rangkaian acara yang dimulai pukul 18.00 WIB tersebut. Rangkaian penutupan ini menjadi momen perpisahan sekaligus ajang silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat setempat setelah berminggu-minggu berkolaborasi dalam berbagai program pengabdian.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Fahmi Al Hadi, S.Akun., M.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menerima kehadiran para mahasiswa.
"Beribu-ribu terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Kepala Desa, Pak Kasun, serta seluruh masyarakat Kebonagung yang telah menerima dan membersamai mahasiswa kami selama melaksanakan KKN di sini. Kami juga memohon maaf apabila terdapat kekurangan maupun kesalahan, baik dalam perilaku maupun perkataan dari para mahasiswa. Semoga warga Kebonagung selalu rukun, kompak, dan diberkahi," tutur Fahmi.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Kebonagung, Suhanto, S.H., M.AP., turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa pengabdian terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun pendampingan dari pihak desa. Ia menekankan bahwa kebersamaan ini akan selalu membekas di hati warga.
"Kegiatan KKN di Desa Kebonagung ini akan selalu dikenang, mulai dari periode sebelumnya hingga saat ini. Semoga ini bukan akhir dari segalanya. Setelah ini, tetap jaga dan bangun tali silaturahmi, bahkan jika memungkinkan, kita teruskan dalam bentuk kerja sama di masa depan," ujar Suhanto.
Usai memberikan sambutan, Kepala Desa Kebonagung berpamitan lebih awal untuk menghadiri agenda penutupan kejuaraan pencak silat di GOR Lumajang. Sebelum meninggalkan lokasi, para mahasiswa KKN memberikan kenang-kenangan secara simbolis sebagai bentuk rasa terima kasih dan penghormatan.
Suasana penutupan KKN STIT Muhammadiyah Lumajang di Desa Kebonagung. Warga dan mahasiswa berbaur duduk bersila dalam kehangatan acara penutupan KKN di halaman posko.
Kesan mendalam juga disampaikan oleh Pak Sudirman, selaku Ketua RT sekaligus Ketua Harjamas Krajan 2. Mewakili masyarakat setempat, ia menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi positif mahasiswa selama berada di desa mereka.
"Terima kasih banyak kepada teman-teman mahasiswa KKN. Ini bukanlah akhir dari pertemuan kita. Di mana pun kita bertemu nanti, mari tetap menyapa dan menjaga silaturahmi," ungkap Sudirman.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi makan bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran seluruh program KKN. Kebersamaan semakin semarak saat memasuki sesi pembagian hadiah perlombaan peringatan HUT ke-81 RI yang sebelumnya telah sukses diselenggarakan oleh mahasiswa bersama warga.
Malam puncak penutupan KKN Desa Kebonagung ini diakhiri dengan sesi foto bersama antara mahasiswa, perangkat desa, dan warga setempat mengabadikan momen kebersamaan yang hangat sebelum para mahasiswa resmi mengakhiri masa pengabdian mereka.
Jurnalis Dicky Maulana