LUMAJANG – Posyandu Balita menjadi salah satu layanan kesehatan berbasis masyarakat yang berperan penting dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak sekaligus meningkatkan pemahaman orang tua tentang pentingnya pola pengasuhan yang sehat. Upaya tersebut kembali diwujudkan melalui kegiatan Posyandu Balita yang diselenggarakan di Dusun Tulusrejo 2, Desa Tempeh Lor, Kabupaten Lumajang, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan ini melibatkan kader Posyandu, bidan desa, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), serta para orang tua yang membawa balitanya untuk memperoleh layanan kesehatan dasar secara berkala. Kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi dalam mendukung terciptanya generasi yang sehat sejak usia dini.
Sebagai layanan kesehatan berbasis masyarakat, Posyandu Balita memiliki peran strategis dalam memantau tumbuh kembang anak. Melalui pemeriksaan rutin, berbagai permasalahan kesehatan seperti gangguan pertumbuhan maupun risiko stunting dapat dideteksi lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pendaftaran peserta, dilanjutkan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pengukuran lingkar kepala sesuai kebutuhan. Seluruh hasil pemeriksaan dicatat dalam Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sebagai bahan pemantauan perkembangan balita. Bidan desa juga memberikan pemeriksaan kesehatan sekaligus konsultasi kepada para orang tua mengenai kondisi dan perkembangan anak mereka.
Selain pelayanan kesehatan, Posyandu Balita menjadi sarana edukasi bagi keluarga. Orang tua memperoleh penyuluhan mengenai pentingnya gizi seimbang, pemberian ASI eksklusif, kelengkapan imunisasi, pola asuh yang tepat, serta penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran keluarga dalam memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak secara optimal.
Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Orang tua tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan serta memanfaatkan sesi konsultasi untuk memperoleh informasi mengenai kesehatan anak. Sementara itu, mahasiswa KKN berperan mendukung kelancaran administrasi, mendampingi peserta selama pelayanan, dan membantu kader Posyandu sehingga proses kegiatan berjalan lebih efektif.
Foto: Mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Lumajang bersama tenaga kesehatan dan kader Posyandu berfoto bersama setelah mendampingi rangkaian pelayanan Posyandu
Salah satu kader Posyandu menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki peran penting dalam memastikan setiap balita memperoleh pemantauan kesehatan secara berkala. Ia berharap para orang tua dapat rutin membawa anaknya ke Posyandu setiap bulan agar pertumbuhan dan perkembangan balita terus terpantau sejak dini.
Melalui kegiatan ini, kepedulian masyarakat terhadap pentingnya kesehatan anak diharapkan terus meningkat. Kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, mahasiswa KKN, dan masyarakat tidak hanya memperkuat pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi sarana edukasi keluarga sekaligus pembelajaran nyata bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah melalui pengabdian kepada masyarakat. Sinergi tersebut menjadi langkah konkret dalam mewujudkan generasi Desa Tempeh Lor yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Jurnalis M. Nasrullah