LUMAJANG – Posyandu Lansia tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan rutin, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat dalam menjaga kualitas hidup di usia lanjut. Hal tersebut tampak dalam pelaksanaan Program Posyandu Lansia yang digelar di Dusun Tulusrejo 2, Desa Tempeh Lor, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara kader Posyandu, bidan desa, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), dan masyarakat setempat sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan lansia melalui pelayanan kesehatan dasar, pemeriksaan berkala, serta edukasi mengenai pola hidup sehat.
Program diikuti oleh para lansia yang berdomisili di Dusun Tulusrejo 2 dengan pendampingan dari mahasiswa KKN, kader Posyandu, dan tenaga kesehatan. Rangkaian kegiatan diawali dengan proses pendaftaran peserta, kemudian dilanjutkan pemeriksaan tekanan darah, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta konsultasi kesehatan.
Foto: Mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Lumajang turut berkontribusi dalam pelayanan Posyandu melalui pendampingan pemeriksaan kesehatan masyarakat.
Selain memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan, para peserta juga mendapatkan penyuluhan mengenai pentingnya mengonsumsi makanan bergizi, melakukan aktivitas fisik yang sesuai dengan kondisi tubuh, serta langkah-langkah pencegahan penyakit tidak menular yang umum dialami pada usia lanjut. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran lansia untuk menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan Posyandu berlangsung tertib dan mendapat sambutan antusias dari para peserta. Mahasiswa KKN turut berperan membantu proses administrasi, mendampingi peserta selama pemeriksaan, serta memberikan edukasi kesehatan sehingga pelayanan berjalan lebih efektif dan nyaman.
Salah seorang kader Posyandu menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki peran penting dalam memantau kondisi kesehatan lansia secara berkala.
"Program Posyandu Lansia ini sangat penting untuk membantu memantau kesehatan para lansia secara rutin. Kami berharap para lansia semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan rutin mengikuti kegiatan Posyandu setiap bulannya," ujarnya.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan kondisi kesehatan lansia di Dusun Tulusrejo 2 dapat terus terpantau sehingga berbagai risiko penyakit dapat dideteksi lebih dini. Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi, tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah desa, dan masyarakat dalam memperkuat budaya hidup sehat sekaligus menghadirkan pembelajaran nyata bagi mahasiswa melalui pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, Posyandu Lansia tidak hanya berfungsi sebagai layanan kesehatan, tetapi juga sebagai media edukasi yang mendukung terwujudnya masyarakat Desa Tempeh Lor yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Jurnalis Eko Agus