Dalam latihan tersebut, para santri mempersiapkan penampilan sholawat dan seni pertunjukan yang akan ditampilkan pada puncak peringatan. Sejak sore hari, mereka mengikuti setiap sesi latihan dengan penuh antusias sambil belajar membangun kekompakan, disiplin, dan keberanian tampil di depan umum.
Proses latihan mendapat pendampingan dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIT Muhammadiyah Lumajang yang bekerja sama dengan ustaz dan ustazah TPQ Al-Mukminin. Kehadiran mahasiswa membantu mengarahkan jalannya latihan sekaligus memberikan motivasi agar para santri semakin percaya diri menampilkan kemampuan terbaiknya.
Foto: Mahasiswa KKN memberikan pendampingan pelatihan kepada anak-anak sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat.
Salah seorang ustazah TPQ Al-Mukminin mengungkapkan rasa syukur atas semangat yang ditunjukkan para santri selama mengikuti latihan.
"Alhamdulillah, anak-anak sangat senang dan antusias mengikuti setiap latihan. Mereka bersemangat mempersiapkan penampilan terbaik untuk menyemarakkan Hari Kemerdekaan dan Maulid Nabi. Kami juga sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa KKN yang ikut mendampingi, melatih, dan memberikan motivasi kepada para santri. Semoga kegiatan ini menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW serta semangat kebersamaan," ujarnya.
Selain mempersiapkan penampilan, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran karakter bagi para santri. Melalui latihan yang dilakukan secara rutin, mereka belajar tentang kerja sama, kedisiplinan, tanggung jawab, serta keberanian untuk tampil di hadapan banyak orang.
Sinergi antara TPQ Al-Mukminin dan mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Lumajang diharapkan terus memberikan manfaat dalam mendukung pembentukan generasi yang religius, berakhlak mulia, mencintai Rasulullah SAW, serta memiliki semangat kebangsaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
Jurnalis Anissatul Mashuro