Lumajang, 3 Agustus 2026 – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di TPQ An-Nafisah Baitul Muttaqin, Desa Bagusari, berlangsung meriah melalui berbagai lomba keagamaan yang diikuti para santri. Kegiatan yang digelar pada 3–6 Agustus 2026 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat pemahaman ibadah, membangun kepercayaan diri, dan menanamkan nilai-nilai religius sejak usia dini.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri STIT Muhammadiyah Lumajang turut mendampingi jalannya kegiatan. Salah satu mahasiswa, Dani Rahmayanti, dipercaya menjadi dewan juri bersama ustazah TPQ untuk menilai berbagai cabang perlombaan yang dilaksanakan setiap malam pukul 18.15–20.00 WIB.
Selain lomba praktik salat, rangkaian kegiatan juga menghadirkan berbagai cabang lomba keagamaan lainnya, seperti adzan, tajwid, qiraah, hafalan doa sehari-hari, dan hafalan surah-surah pendek. Antusiasme para santri terlihat sepanjang perlombaan berlangsung. Mereka tampil dengan penuh semangat dan berusaha menunjukkan kemampuan terbaik di hadapan dewan juri.
Pada cabang lomba praktik salat, penilaian dilakukan secara menyeluruh, meliputi ketepatan niat, gerakan takbiratul ihram, tuma'ninah saat rukuk dan sujud, hingga kelancaran bacaan tasyahud akhir. Selain memberikan penilaian, dewan juri juga menyampaikan masukan dan bimbingan sebagai bekal bagi santri untuk terus memperbaiki kualitas ibadah mereka.
Pengasuh TPQ An-Nafisah Baitul Muttaqin mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
"Kehadiran mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Lumajang sebagai juri sangat membantu kami dalam mengarahkan dan menilai para santri pada setiap cabang lomba. Anak-anak menjadi lebih bersemangat dan percaya diri saat tampil," ujarnya.
Kolaborasi antara pengurus TPQ dan mahasiswa KKN menjadi wujud sinergi dalam mendukung pendidikan keagamaan di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, peringatan HUT Kemerdekaan RI tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum untuk menanamkan semangat nasionalisme yang sejalan dengan pembentukan karakter religius.
Diharapkan kegiatan serupa terus menjadi bagian dari pembinaan santri sehingga mampu meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat kecintaan terhadap nilai-nilai Islam, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri, sportivitas, dan semangat kebersamaan dalam meraih prestasi.
Jurnalis Dani Rahmayanti